Showing posts with label Air Terjun. Show all posts
Showing posts with label Air Terjun. Show all posts

Tuesday, June 30, 2015

Air Terjun Coban Rondo di Malang

coban rondo waterfall

Kota Malang merupakan salah satu kotabesar di Propinsi Jawa Timur. Malangmempunyai banyak potensi wisata yang bisa kita kunjungi jika kita singgah di kotayang berhawa sejuk ini. Obyek wisata di Malangtersebar di berbagai wilayah di kotayang juga berjuluk kota apel tersebut. Tempat wisata di Malangterdiri dari berbagai macam pilihan seperti wisata pantai, museum, pemandian, wahana permainan, kuliner, bahkan air terjun. Salah satu air terjun yang sangat terkenal dan selalu ramai pengunjung adalah air terjun coban rondo.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama mengunjungi tempat wisata di Malang, yaitu Air Terjun Coban Rondo

Air terjun di Malangbukan hanya Air Terjun Coban Rondo, banyak air terjun cantik lainnya yang berada di Malang, seperti Air Terjun Coban Pelangi, Air Terjun Banyu Anjlok, Air Terjun Sumber Pitu, semua air terjun tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
 
Air terjun Coban Rondo di Malang

Air Terjun Coban Rondo merupakan salah satu air terjun di Malangyang sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Air terjun setinggi 84 meter ini berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Air terjun ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1980. Panorama klasik air tejun yang dibalut dengan keindahan alam dan disempurnakan dengan udara pegunungan yang masih sangat alami ini memang menjadi magnet yang luar biasa bagi para wisatawan untuk berkunjung ke air terjun ini.

Letak, akses jalan atau rute menuju Air Terjun Coban Rondo di Malang
Lokasi Air terjun Coban Rondo terletak di lereng Gunung Kawi, Kabupaten Malang yang menurut administrasi pengelolaan hutan masuk dalam wilayah KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Perum Perhutani Malang. Sedangkan menurut administrasi pemerintahan, Coban Rondo berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Patung sapi dan petunjuk arah ke Coban Rondo
Untuk berkunjung ke tempat wisata Air terjun Coban Rondo ini tidak terlalu sulit, berjarak lebih kurang 12 km dari Kota Batu atau sekitar  24 km dari Kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.  Akses ke Air Terjun Coban Rondo ini sangat mudah dengan jalan yang sudah beraspal baik.  Jika dari jalan raya arah Batu - Pujon, Malang, setelah melalui tanjakan yang landai dan jalan berkelok-kelok dan terkadang tajam, maka akan sampai di puncak perbukitan. Sampai kita menemukan patung sapi dan sebuah papan nama dengan ukuran besar akan memberikan petunjuk untuk belok ke arah kiri keluar dari jalan raya guna menemukan obyek wisata Coban Rondo.

Keunikan dan Legenda Air Terjun Coban Rondo di Malang
Berdasarkan legenda masyarakat sekitar, bahwa asal mula Air Terjun Coban Rondo ini berawal dari sebuah kisah asmara sepasang pengantin baru yang bernama Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Menginjak usia pernikahan yang ke Selapan (36 hari), Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke rumah mertuanya di Gunung Anjasmoro. Namun, berdasarkan adat orang Jawa bahwa pengantin yang masih usia selapan belum diperbolehkan meninggalkan rumah terlalu jauh. Oleh karena itu, mereka dilarang untuk pergi ke Gunung Anjasmoro oleh orang tua dari Raden Baron.

Pepohonan hijau di sekitar air terjun Coban Rondo
Tetapi keduanya bersikeras akan berkunjung ke Gunung Anjasmoro dengan segala resiko yang ada. Di tengah perjalanan tiba-tiba muncul Joko Lelono yang ternyata terpikat dengan kecantikan dari Dewi Anjarwati. Akhirnya Raden Baron memerintahkan anak buahnya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke sebuah lokasi yang terdapat air terjun (dalam bahasa Jawa disebut Coban). Raden Baron dan Joko Lelono bertempur hebat hingga keduannya gugur. Akibat dari gugurnya suami Dewi Anjarwati, maka statusnya berubah menjadi Janda (dalam bahasa Jawa Rondo). Sejak saat itulah air terjun ini dinamakan Air Terjun Coban Rondo.

Harga tiket masuk dan Fasilitas Air Terjun Coban Rondo di Malang
Biaya tiket masuk ke Air Terjun Coban Rondo sebesar Rp. 15.000, untuk parkir kendaraan roda dua Rp 2.000 dan roda empat Rp 5.000

Harga tiket ini pasti akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu, untuk update harga tiket masuk ke Air Terjun Coban Rondo terbaru bisa cek disini : http://cobanrondo.com/tiket-coban-rondo

Tempat parkir di air terjun Coban Rondo Malang
Untuk fasilitas di area air terjun Coban Rondo banyak terdapat warung-warung yang menjajakan makanan dengan harga yang cukup terjangkau.  Juga tersedia sarana tempat beribadah bagi umat muslim, area camping ground, tempat parkir yang luas dan toilet.

Penginapan atau Hotel di sekitar Air Terjun Coban Rondo di Malang
Lokasi air terjun Coban Rondo jaraknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisata Songgoriti, banyak penginapan, villa ataupun hotel di sekitar kawasan Songgoriti yang bisa kita pilih untuk bermalam di daerah ini, diantaranya :
  • Hotel Arumdalu, lokasinya bagian barat kota Batu dekat dengan Songgoriti, tarif kamar hotel  dimulai dari Rp. 100. 000 – Rp. 300. 000/malam
  • Hotel Grand Palem Batu, lokasi hotel dekat dengan tempat rekreasi Songgoriti, tarif kamar hotel dimulai dari Rp. 150. 000 – Rp. 250. 000/malam


Pengalaman berwisata menikmati Air Terjun Coban Rondo di Malang
Dari jalan raya Batu – Pujon, Setelah melewati jalan yang berkelak-kelok dan berhawa sejuk, akhirnya terlihat juga persimpangan jalan yang terdapat patung sapi dan petunjuk jalan yang mengarahkan ke arah coban rondo, kita tinggal belok kiri dan ikuti saja jalan lurusnya

Tempat pembelian tiket air terjun Coban Rondo
Dari patung sapi perjalanan dilanjutkan sekitar empat kilometer untuk sampai ke air terjun Coban Rondo. Pada dua kilometer sebelum masuk kawasan akan ditemui papan bertulisan "Selamat Datang di Wana Wisata Coban Rondo" Kemudian jalanan terus menurun dan suasana hutan semakin terasa, pohon-pohon berjejer di tepian jalan, sampai kita melihat lahan yang luas dengan warung-warung penjual makanan di sekitarnya, tempat ini adalah tempat parkir kendaraan kita.

Jalan yang kita lewati masih 2 km lagi dari tempat loket ke tempat parkir Coban Rondo
Setelah kita parkir kendaraan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki untuk menuju air terjun Coban Rondo, jalan setapak yang sudah sangat tertata rapi sejauh 200 meter akan mengantar kita untuk sampai ke lokasi air terjun. Setelah berjalan kaki tidak kurang dari 5 menit, air terjun setinggi 84 meter tersebut sudah mulai kelihatan, hembusan angin membawa percikan air dari air terjun tersebut dan membawa hawa sejuk di muka kita. Gazebo atau tempat duduk banyak di pasang disekitar jalan setapak menuju air terjun, kita bisa duduk santai di gazebo tersebut sambil menikmati suasana sekitar. Yang pasti tidak ketinggalan jepretan kamera aku mainkan untuk mengabadikan pemandangan air terjun Coban Rondo dan alam di sekitarnya.

Jalan setapak menuju air terjun Coban Rondo
Air terjun Coban Rondo mulai kelihatan dari kejauhan
Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berkunjung ke lokasi ini, yakni dilarang mandi atau berada di bawah air terjun dan apabila hujan lebat turun maka pengunjung diwajibkan untuk meninggalkan lokasi wisata, karena ditakutkan akan terjadi banjir atau pun longsor, dan yang paling penting buanglah sampah pada tempatnya, pihak pengelola sudah menyediakan tempat sampah yang tersebar di berbagai sudut lokasi air terjun ini.

Waktunya berphoto di air terjun Coban Rondo
Saya sudah merasakan keindahan dan hawa sejuk di Air Terjun Coban Rondo ini, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan keindahannya, selamat berlibur di Malang.

Coban Rondo salah satu air terjun di Malang

Lingkungan di sekitar air terjun Coban Rondo

Air terjun Coban Rondo di Malang

Gazebo tempat bersantai menikmati air terjun Coban Rondo

Narsis berphoto selfie di air terjun Coban Rondo di Malang

Air terjun Coban Rondo dengan ketinggian sekitar 84 meter



Friday, February 27, 2015

Air Terjun Grenjengan di Pacet - Mojokerto

air terjun di mojokerto jawa timur

Kawasan wisata pacet yang terletak di Kota Mojokerto Jawa Timur , terkenal dengan pemandian air panas yang selalu ramai di kunjungi para wisatawan setiap akhir pekan, bahkan di saat hari kerja. Namun, daerah wisata yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Surabaya ini, juga memiliki potensi wisata lain berupa air terjun yang sangat layak dikunjungi dan belum diketahui banyak orang, yaitu air terjun Grenjengan. Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, jika mencari tempat wisata berupa air terjun yang dekat Kota Surabaya, bisa mengunjungi Air Terjun Grenjengan di kawasan wisata pacet ini.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama mengunjungi tempat wisata di Pacet Mojokerto, yaitu Air Terjun Grenjengan

Jika kita tinggal di Surabaya, dan berencana ingin berendam di kolam pemandian air panas, pasti pikiran kita akan tertuju ke kawasan wisata pacet. Karena daerah wisata pacet yang terletak di lereng utara Gunung welirang letaknya sangat dekat dengan Kota Surabaya, hanya berjarak sekitar 60 km atau bisa ditempuh sekitar 2 jam perjalanan. Di kawasan wisata pacet ini ada pemandian air panas padusan dan ada pula kolam berukuran besar yang berair dingin. Selain itu di daerah wisata pacet ini juga terdapat Air Terjun Coban Canggu dan Air Terjun Grenjengan.
 
obyek wisata di mojokerto
Kawasan wisata pacet di Mojokerto
Letak, akses jalan atau rute menuju Air Terjun Grenjengan di Pacet
Air Terjun Grenjengan berlokasi di kawasan wisata pacet, di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Untuk menuju Kawasan Wisata Pacet itu sendiri ada beberapa rute yang bisa ditempuh:
  1. Jika ditempuh dari Kota Mojokerto kita bisa lewat rute Mojokerto - Pacet dengan jarak tempuh 30 kilometer, atau bisa lewat rute Mojokerto - Mojosari - Pacet yang berjarak sekitar 40 kilometer.  
  2. Dari Kota  Surabayabisa lewat rute Krian - Mojosari - Pacet, atau lewat rute Sidoarjo - Gempol - Mojosari - Pacet. Kedua rute ini berjarak sekitar 60 kilometer dariSurabaya
  3. Dari Kota   Pasuruan bisa lewat rute Gempol - Pandaan - Prigen - Trawas - Pacet, atau bisa lewat rute Gempol - Mojosari - Pacet. 
  4. Juga dari arahMalang bisa lewat rute Pandaan - Prigen - Trawas - Pacet, atau lewat rute Batu - Cangar - Pacet.
Jika kita melewati rute dari Trawas, kita akan melewati air Terjun Dlundung, dan di sekitar daerah Tretes juga ada Air Terjun Putuk Truno dan Air Terjun Kakek Bodo.

amazing waterfall in east java indonesia
Keunikan & keistimewaan Air Terjun Grenjengan di Pacet
Suasana yang sangat sepi dan tenang, itulah salah satu keunikan Air Terjun Grenjengan. Keberadaan Air Terjun Grenjengan ini belum banyak di ketahui para pengunjung wisata pacet, hal ini membuat air terjun ini masih sangat sepi pengunjung. Disisi lain, udara dingin dan segar mengiringi langkah kita menyusuri jalan setapak untuk menuju lokasi air terjun.

Penginapan atau hotel sekitar Air Terjun Grenjengan di Pacet
Di kawasan wisata pacet, belum banyak hotel yang berdiri. Kebanyakan penginapan dan banyak berdiri villa-villa yang disewakan, kita bisa menyewa villa-villa tersebut jika datang berombongan dan berencana bermalam di daerah Pacet.

Harga tiket masuk dan Fasilitas di Air Terjun Grenjengan Pacet
Saat mengunjungi daerah wisata pacet saat itu, saya menggunakan sepeda motor. Di tempat pembelian tiket saya harus membayar Rp. 17.000 denga rincian untuk 2 orang pengunjung dan 1 sepeda motor. Pembayaran Rp. 17.000 tersebut hanya untuk biaya masuk ke lokasi kawasan wisata pacet, untuk menikmati fasilitas lain seperti pemandian air panas padusan atau ke air terjun kita harus membayar tiket lagi secara terpisah. Loket pembelian tiket ke Air Terjun Grenjengan saat itu sudah tutup, karena saya masuk ke lokasi air terjun menjelang sore sekitar pukul 16.00, jadi saya melenggang tanpa tiket alias gratis hee..hee ... yang seharusnya bayar tiket masuk sebesar Rp. 5.000.
 
bumi perkemahan di mojokerto
Loket Air Terjun Grenjengan 
Berwisata menikmati Air Terjun Grenjengan Pacet
Setelah tempat pembelian tiket, kita harus melewati jalanan menanjak menuju pemandian air panas padusan. Di ujung jalan sudah ada petugas yang standby memeriksa tiket masuk kita, untuk menuju Air Terjun Grenjengan kita tinggal belok ke kanan setelah tempat pemeriksaan tiket (tentu kita harus paten kendaraan kita dulu, biaya parkir sepeda motor di kawasan wisata pacet sekitar Rp. 5.000). Dari tempat pemeriksaan tiket tadi, kita jalan ke kanan sekitar 800 m untuk menuju lokasi air terjun dengan berjalan kaki, kembali jalannya sangat menanjak dan bikin ngos .. ngosan .. tapi setelah itu jalannya datar dan tinggal mengikuti jalan setapak untuk sampai ke air terjun.
 
kawasan wisata air panas padusan pacet mojokerto
Jalan menanjak menuju ke Air Terjun Grenjengan Pacet Mojokerto
Sepanjang perjalanan kita akan menemui penjual makanan dan minuman, kita bisa mampir jika belum membawa bekal makan atau minum, lanjut jalan lagi kita akan melewati jalanan yang penuh pohon di kanan kiri dan semua berwarna hijau yang menyegarkan mata. Di kawasan wisata pacet ini juga sering digunakan untuk berkemah para pramuka atau para pecinta alam, udara dingin dan sejuk akan kita rasakan di lokasi ini
.
pohon cemara di pacet mojokerto
Jalan setapak menuju Air Terjun Grenjengan di Pacet Mojokerto
Setelah berjalan kaki sekitar 15 menit kita akan mendengar suara gemuruh air, ini menandakan kita sudah dekat dengan lokasi air terjun. Dari kejauhan air terjun sudah terlihat, membuat langkah kaki semakin cepat berjalan agar cepat sampai ke lokasi. Sesampai di lokasi Air Terjun Grenjengan, narsis fotopun di mulai, bidikan kamera mulai ambil gambar sana sini untuk hunting photo , setelah puas mengambir gambar, sekarang waktunya menikmati guyuran air dari Air Terjun Grenjengan, guyuran airnya sangat terasa dingin di kulit.
 
air terjun di jawa timur
Dinginnya guyuran Air Terjun Grenjengan di Pacet Mojokerto
Setelah puas menikmati obyek wisata air terjun di Jawa Timur atau lebih tepatnya di Pacet Mojokerto, langkah kaki kembali melangkah menuju arah parkir kendaraan, deretan warung makan di sekitar lokasi parkir membuat kita mampir untuk mengisi perut yang mulai kelaparan. Banyak pilihan menu di warung-warung tersebut, diantaranya bakso, soto, nasi penyetan, nasi goreng, bermacam jajan gorengan, jagung bakar dan masih banyak pilihan lainnya.

Saya sudah merasakan dinginnya Air Terjun Grenjengan di Pacet Mojokerto ini, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan dinginnya, selamat berlibur di Pacet.  


Selamat datang di Air Terjun Grenjengan Pacet Mojokerto
mojokerto
Selamat datang di Wana Wisata Padusan Pacet Mojokerto

jalan setapak di hutan
Jalan kaki sekitar 800 m menuju Air Terjun Grenjengan di Pacet

take a bath in waterfall
Photo session ... narsis photo sambil nahan dingin

wonderfull waterfall
Air Terjun Grenjengan di Pacet Mojokerto

batu kali berair jernih
Aliran air dari guyuran Air Terjun Grenjengan

air terjun di mojokerto
Air Terjun Grenjengan di Pacet yang masih sepi pengunjung